Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Persyaratan KPR Bank BTN Syariah (BTNS)

Berikut ini adalah ketentuan dan persyaratan untuk pengajuan kpr melalui bank BTN Syariah (BTNS).

Untuk pembelian rumah, ruko atau apartemen (baru atau lama) ■ Margin bersaing ■ Angsuran tetap sampai lunas ■ Jangka waktu s.d. 20 tahun ■ Proses mudah ■ Bebas pilih lokasi ■ Pembiayaan s.d. 95% dan DP Minimal 5 % Dr harga Jual.

Persyaratan Umum

Berikut ini persyaratan secara umum
  • Warga Negara Indonesia.
  • Menjadi Nasabah BTN Syariah
  • Telah berusia 21 tahun atau telah menikah.
  • Pada saat Pembiayaan lunas usia pemohon tidak melebihi 65 tahun atau usia pensiun.
  • Memiliki penghasilan yang cukup menurut perhitungan Bank.
  • Mempunyai pekerjaan / usaha dengan masa kerja minimal 1 (satu) tahun.
  • Tidak memiliki Pembiayaan bermasalah.
  • Melampirkan SPT Tahunan atau NPWP.

1. Berpenghasilan Tetap / Karyawan

Bagi karyawan swasta / pns yang berpenghasilan tetap (fix income). Berikut ini pemberkasan yang dibutuhkan untuk proses kpr dengan bank btns.
  1. Aplikasi Permohonan.
  2. Copy KTP, Copy NPWP, Kartu Keluarga, Surat Nikah/Cerai, 2 lembar Pasfoto terbaru pemohon dan pasangan
  3. ukuran 3x4.
  4. Copy Slip Gaji 3 bulan terakhir atau Surat Keterangan Penghasilan yang telah disahkan oleh pejabat
  5. berwenang.
  6. Surat keterangan bekerja dari perusahaan calon Nasabah bekerja/SK Pengangkatan Pegawai Tetap.
  7. Copy Rekening simpanan di Bank minimal 3 bulan terakhir.
  8. Surat Kuasa Pemotongan Gaji yang ditandatangani oleh Pimpinan (untuk angsuran kolektif).
  9. Copy Sertipikat, IMB dan PBB (untuk rumah second / lama).

2. Berpenghasilan Tidak Tetap / Wiraswasta

Salah satu keunggulan btns yaitu bisa memproses kpr dari kalangan pegawai yang berstatus masih kontrak, penghasilan tidak tetap, dan wirausaha. Maka, berikut ini persyaratan yang harus Anda siapkan.
  1. Aplikasi Pemohon.
  2. Copy KTP, Copy NPWP, Kartu Keluarga, Surat Nikah/Cerai, 2 lembar Pasfoto terbaru pemohon dan pasangan
  3. ukuran 3x4..
  4. Surat Keterangan Penghasilan.
  5. Copy Rekening simpanan di Bank minimal 12 bulan terakhir.
  6. Copy Akta Perusahaan, Ijin Usaha ; SIUP/TDP, izin praktek, dll.
  7. Laporan Keuangan Perusahaan setahun terakhir.
  8. Copy Sertipikat, IMB dan PBB (untuk rumah second / lama).
Sekian,..